Multiprocessor

Multiprocessor merupakan  sistem komputer dengan dua atau lebih CPU identik yang membagi akses secara penuh kepada common RAM (Shared Memory Multiprocessor). Karakterisitik penting dalam multiprocessor yaitu:

1. Mengandung dua atau lebih processor general purpose yang memiliki kemampuan yang setara

2. Semua prosesor memiliki akses bersama ke memori global

3. Semua prosesor memiliki akses bersama ke parangkat I/O, baik melalui saluran yang sama atau melalui saluran yang berbeda yang menyediakan lintasan ke perangkat yang sama.

Sistem dikontrol oleh sebuah sistem operasi yang terintegrasi yang menyediakan interaksi antara prosesor dengan program-program pada tingkatan job, task, file, dan data.

Sebuah sistem komputer paralel yang didasarkan pada pemakaian memori tunggal secara bersama-sama. Model multiprosesor berkembang menjadi software. Multiprosesor menggunakan bersama sebuah ruang alamat virtual tunggal yang dipetakan pada memori  bersama. Untuk membaca atau menulis sebuah word memori dengan menjalankan instruksi load dan  store. Multiprosesor sulit untuk dikembangkan tapi mudah diprogram. Contoh : Sun Enterprise 10000, Sequent NUMA-Q, SGI Origin 2000 dan HP/Convex Exemplar.

Organisasi sistem multiprocessor dibagi atas :

          

1. Time Shared atau Bus Common

Time Shared merupakan mekanisme pembentukan sistem multiprocessor yang paling sederhana. Struktur dan antarmukanya pada dasarnya adalah sama seperti untuk sistem prosesor tunggal yang menggunakan interkoneksi bus.  Bus terdiri dari saluran kontrol, alamat, dan data. Untuk mengirimkan transfer DMA dari prosesor – prosesor I/O, maka disediakan fitur sebagai berikut :

Addressing : pengalamatan harus dapat membedakan modul – modul pada bus untuk menentukan sumber dan tujuan data

Arbitration : setiap I/O dapat berfungsi sebagai “master” pada sementara waktu.

Time Sharing : Apabila sebuah modul sedang melakukan pengontrolan terhadap bus, maka modul-modul lainnya dikunci dan apabila perlu harus manahan operasi sampai dengan akses bus diperoleh.

2.   Multiport Memory

Pendekatan memori multiport lebih kompleks dibandingkan dengan pendekatan bus, yang mana memerlukan penambahana logika dalam jumlah yang cukup banyak ke sistem memori. Akan tetapi pendekatan memori multiport mampu memberikan kinerja yang lebih baik, karena masing – masing prosesor memiliki lintasan berdedikasi ke masing  – masing modul memori. Kelebihan multiport lainnya adalah memungkinkan melakukan konfigurasi bagian memori sebagai “private” bagi sebuah CPU atau lebih atau dan modul – modul I/O

3.   Central Control Unit

Unit kontrol pusat menyalurkan aliran data yang terpisah secara bolak – balik diantara modul – modul yang independen. Pengontrolan juga dapat melewatkan pesan – pesan status dan kontrol diantar CPU dan melakukan peringatan update – cache.

3 Komentar

  1. […] Sumber : https://ae89crypt5.wordpress.com […]

  2. […] Sumber: ae89crypt5.wordpress.com […]

  3. […] Sumber : ae89crypt5 […]


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • [ It’s Me, AENI ]

    Meski hanya sebuah blog yang sederhana, namun dengan niat berbagi dan bertukar informasi tentang dunia Islam, Travelling dan Kriptografi, semoga bisa bermanfaat....

  • Blog Stats

    • 144,162 hits