Beta di Tanah Papua, Indonesia Timur

Pada ulasan ini saya hanya akan sharing tentang wilayah Merauke dan Jayapura secara singkat. Saya belum bisa sharing pengalaman pribadi tentang keindahan kawasan Raja Ampat di Papua Barat karena belum berkesempatan ke sana.

Hampir setiap akan mengunjungi Papua, maka yang bisa saya sarankan pada tahap persiapan adalah mengkonsumsi Pilkina sesuai dosis, agar dapat meminimalisir kemungkinan terjangkit Malaria. Perlu diketahui bahwa perjalanan dari Jakarta ke Papua lumayan panjang, kalau diurut-urut di peta mungkin setara dengan perjalanan Jakarta-Jepang, hehe…

Welcome to Merauke

IMG02144-20130522-0542Tiba di bandara Merauke, kita akan disambut dengan pemandangan seperti gambar di atas. Tahu tidak arti dari “Izakod bekai izakod kai” yang terpampang di sana? Itu adalah motto dari Merauke yang artinya satu hati satu tujuan. Penduduk Merauke pada umumnya ramah-ramah, dan dapat berbahasa Indonesia dengan logat Papua-nya yang tidak asing lagi di telinga kita. Meskipun demikian, sudah banyak pendatang dari luar Papua yang tinggal menetap di pulau ini.

Jika berkunjung ke Merauke, saya merekomendasikan untuk membeli batik Papua. Sama-sama batik seperti batik di Jawa, tapi corak khas Papuanya tidak kalah eksotis dengan corak batik lainnya, menjadi ciri khas tersendiri.

images

index

Ini salah satu motif batik Papua yang saya beli sebagai oleh-oleh.

IMG_20140506_193134Selain batik, bagi yang hobi mengkoleksi kerajinan, Merauke juga terkenal dengan kerajinan kulit buaya. Saya sendiri cuma melihat-lihat saja. Saya sempat menyambangi salah satu tempat produksi, melihat buaya-buaya hidup, tengkorak buaya yang besar, dan hasil olahan kulit buaya yang berupa tas, dompet, ikat pinggang, hiasan dinding, dan banyak lagi. Terkadang, kulit buaya yang diolah tersebut berasal dari buaya liar hasil tangkapan warga sekitar. Jika ingin membeli souvenir kulit buaya, siapkan dompet yang agak tebal, karena harganya lumayan…

Jika berbicara tentang oleh-oleh obat herbal, ada sarang semut dan buah merah khas Papua. Sarang semut diketahui berkhasiat untuk alternatif pengobatan kanker dan penyakit kronis lainnya. Sedangkan buah merah biasanya diolah dan diambil minyak/sarinya yang berkhasiat sebagai antioksidan, menjaga stamina dan mengatasi berbagai macam penyakit berat. Gambar saya ambil dari situs sebelah melalui prof Google ya, karena saya tidak punya dokumentasinya.

115241021_b217821fc0

sarang-semut

Jangan ketinggalan, berkunjung ke Papua harus mencoba kuliner setempat yaitu Papeda (bubur sagu, makanan pokok pengganti nasi) dan ikan kuah kuning.

papeda-papua1(Gambar diambil dari Google)

Masih tentang tanah Papua, jika sempat ke Jayapura maka yang terkenal adalah pegunungan Cyclops (asal muasal batu Cyclops) dan danau Sentani. Hamparan danau Sentani yang indah dapat dilihat dari bukit Mc Arthur untuk pecinta fotografi, bisa juga diambil dari foto udara ketika pesawat yang kita tumpangi melintas di atasnya.

IMG02147-20130522-0708

Saya rasa cuma ini saja yang bisa saya sampaikan, sebenarnya Papua masih punya banyak cerita. Sudah saatnya kembali ke Jakarta….

IMG02153-20130522-0909

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • [ It’s Me, AENI ]

    Meski hanya sebuah blog yang sederhana, namun dengan niat berbagi dan bertukar informasi tentang dunia Islam, Travelling dan Kriptografi, semoga bisa bermanfaat....

  • Blog Stats

    • 144,162 hits